Potensi Flora dan Fauna
Potensi Flora
Lore Lindu mempunyai iklim tropika dengan kelembaban tinggi. Hujan turun
sepanjang tahun, dengan masa curah hujan paling deras terjadi pada saat muson
utara, yang berlangsung pada bulan November-April. Dalam kawasan TNLL terdapat
berbagai tipe hutan menurut ketinggian. Pada tipe Hutan Dataran Rendah dengan
ketinggian kurang dari 1000 m dpl, terdapat banyak jenis yang mudah dijumpai
seperti rotan (Calamus spp), pohon Ara (Ficus spp), Aren (Arenga
pinnata), Pangi (Pangium edule) yang buahnya merupakan bahan makanan
nasional yang terkenal dengan nama rawon, dan pohon Artocarpus spp yang kulit
batangnya dapat dibuat menjadi kain kulit kayu yang bagus.
Salah satu pohon yang amat terkenal adalah Leda (Eucalyptus deglupta).
Pohon ini mudah dikenali dengan dengan kulit batangnya licin, berpola mencolok
berwarna hijau-merah muda.
Diatas ketinggian 1000 mdpl kita bisa menjaumpai tipe hutan Pegunungan rendah
(Lower Montane Forest), disini banyak tumbuhan epifit ditemukan diantaranya
termasuk 88 jenis anggrek dalam kawasan TNLL. Spesies kayu yang penting seperti
damar (Agathis damara) getahnya dapat disadap untuk campuran
vernis,pelapis lantai, atau dipakai penduduk lokal untuk bahan bakar obor. Pada
puncak yang paling tinggi diatas ketinggian 2000 m dpl, merupakan Hutan Kayu
Elfin, kanopi pohon semakin jarang, pohon pendek-pendek, berdaun kecil dan
tebal. Lumut tumbuh dengan subur dan tebal menutupi lantai hutan. Tumbuhan yang
unik di daerah ini adalah Kantung Semar (Nephentes sp) yang mengambil
makanan tambahan berupa serangga.
Potensi Fauna
Kawasan TNLL merupakan habitat alami mamalia asli terbesar di Sulawesi, Anoa
pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Babirusa (Babyrousa babyrousa).
Jenis mamalia lain yang ditemukan antara lain Babi kutilan (Sus celebensis),
Rusa (Cervus timorensis), Musang raksasa Sulawesi (Macrogalidia
musschenbroeckii), Kus-kus marsupial, Kera hantu (Tarsius sp),
dan monyet Tonkea (Macaca tonkeana). Sementara hampir semua jenis
burung yang terdapat diSulawesi bisa dijumpai di sini. Jenis burung yang
terdapat dikawasan TNLL sekitar 224 jenis, 97 termasuk jenis yang endemik
Sulawesi. Beberapa spesies kunci yang terdapat seperti burung Allo (Rhyticeros
cassidix) memainkan peran penting dalam regenerasi hutan.dan burung Maleo
(Macrocephalon maleo)
Untuk keanekaragaman hayati Taman Nasional Lore Lindu jumlah spesies yang
terdapat didalamnya. Dimana keanekaragaman hayati burung di TNLL terdapat 267
species burung (70%) dari total 384 species burung yang ada Sulawesi. Jumlah
spesies mamalia di TNLL terdapat 113 spesies (89%) dari 127 mamalia yang
terdapat di P. Sulawesi. Jumlah spesies reptil terdapat 24 spesies (23%) dari
total 103 reptil (tidak termasuk penyu) Sulawesi. Sekitar 21 spesies Amfibia
(67%) dari 31 spesies amfibia Sulawesi.